Cerita wayang penuh makna: Petruk Dadi Ratu
Petruk adalah salah satu tokoh Punakawan dalam Pewayangan Jawa. Sebenarnya tokoh Petruk dan ketiga tokoh punawakan lainya (Semar-Gareng-Bagong) tidak terdapat dalam cerita kitab Mahabarata . Tokoh tersebut terlahir saat keadaan dan kondisi tatanan masyarakat Jawa di akhir abad 15 sedang dalam masa transisi. Saat itu agama Hindu adalah keyakinan yang utama di dalam masyarakat Jawa. Dan agama Islam saat itu mulai menyebar di beberapa daerah pesisir pulau Jawa. Waktu itu Islam bagaikan seorang puteri yang sedang kondisi mengandung tua menjelang melahirkan. Perlu banyak usaha serta upaya yang gigih dan tanpa kenal lelah untuk dapat melahirkan bayi dengan mulus, tanpa kehilangan sang Ibu dan si Jabang Bayi. Salah satu upayanya yaitu melalui pertunjukan wayang , yang dilakukan oleh seorang sunan Kalijaga dengan memasukan konsep dakwah Punakawan di setiap pertunjukan guna menarik minat serta mewartakan tentang Islam. Lanjut pada cerita wayang “Petruk Dadi R...